Total Item : 0
    Subtotal : 0.00
    Checkout
     

    Ini iPhone 5 Termahal di Dunia

    Seharga Rp145 miliar. Bisa membeli 10 rumah di kawasan Pondok Indah.

    VIVAnews - Benda-benda peninggalan keluarga harus selalu dijaga keamanannya. Tapi, seorang pengusaha asal China mempunyai cara unik untuk menyimpan benda warisan.

    Pengusaha bernama Joe sedang berencana untuk menyimpan harta warisan keluarganya, yaitu sebuah berlian hitam 26 karat yang bernilai US$14,5 juta, atau setara Rp141 miliar.

    Namun, dia mencari cara yang berbeda dari orang-orang pada umumnya.

    Joe akhirnya menghubungi Stuart Hughes, seorang desainer gadget terkenal asal Liverpool, Inggris, untuk merancang iPhone 5 dan menyulapnya jadi ponsel termahal di dunia dengan balutan ratusan berlian.

    Alhasil, iPhone 5 itu pun dihiasi oleh 600 berlian putih, emas padat, dan 53 berlian untuk menghiasi logo Apple di bagian belakang. Itu saja belum seberapa. Perhiasan termahalnya, berlian hitam 26 karat, ditempatkan pada tombol Home pada iPhone 5.

    "Ini merupakan pengalaman pertama saya memegang berlian hitam yang sangat mahal dan langka. Dari sertifikasinya, berlian itu berharga 14,5 juta dolar," kata Hughes, dilansir CNN, Selasa 16 April 2013.

    Ia menjelaskan, untuk menyelesaikan desain iPhone 5 ini membutuhkan waktu sembilan bulan. "Bagian tersulit adalah ketika membuat rangkanya, karena saya harus mencetak rangka itu dari emas murni," ungkap Hughes.

    Hughes pun mengatakan, taksiran harga iPhone 5 berbalut ratusan batu mulia itu bisa mencapai US$15 juta, atau setara Rp145 miliar. Rasanya cukup untuk membeli 10 unit rumah di kawasan elite Pondok Indah Jakarta, yang rata-rata harganya Rp15 miliar per unit.

    Hughes dikenal sebagai desainer ponsel-ponsel bertahtakan perhiasan. Pada 2011, ia pernah mendesain iPhone 4S dengan taburan 500 berlian 100 karat. Ponsel itu diperkirakan memiliki harga US$9 juta, atau Rp87,4 miliar.

    Tak hanya itu, pria berusia 42 tahun ini juga pernah merancang iPad dengan baluran emas murni.

    "Saya hanya perajin. Pada dasarnya, saya sering memiliki ide-ide untuk mendesain barang-barang mewah," ucap Hughes. (art)